MAPABA Rayon Syariah Tekankan Keyakinan dan Proses Kaderisasi
Pekalongan — PMII Rayon Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) pada 2–4 Oktober 2026 di SMK Islam Salakbrojo, Kedungwuni. Kegiatan tersebut mengusung tema “Nyalakan Api Keyakinan, Mentransformasi Gagasan, Proses Bersama PMII”.
Ketua Pelaksana MAPABA, Mubin Ziyad, mengatakan tema tersebut memuat nilai dan hakikat dari proses penerimaan anggota baru di PMII.
“Tema ini menjadi upaya untuk membentuk keyakinan dalam diri anggota baru agar menyerahkan diri secara lahir dan batin dalam proses di PMII. Selain itu, anggota baru diharapkan mampu mentransformasikan gagasan melalui proses berpikir terhadap realitas sebagai bekal dalam menjalani proses kaderisasi,” ujar Ziyad.
Ziyad mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Antusiasme peserta dan kerja kolektif panitia menjadi salah satu faktor yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
Sebanyak 78 peserta resmi dibaiat sebagai anggota baru PMII. Menurutnya, jumlah tersebut relatif stabil dibandingkan pelaksanaan MAPABA tahun sebelumnya.
Ketua Rayon Syariah, Mirza Fertika, menilai terlaksananya MAPABA menjadi pencapaian tersendiri bagi Rayon Syariah di tengah berbagai rintangan yang dihadapi.
“Dengan terlaksananya MAPABA Rayon Syariah, itu sudah termasuk pencapaian yang sangat luar biasa. Dengan banyaknya rintangan, Rayon Syariah tetap mampu melaksanakan MAPABA dan menjaga stabilitas penjaringan,” ujar Mirza.
Ia juga mengingatkan anggota baru bahwa prosesi baiat tidak sekadar menjadi seremonial. Baiat merupakan bagian penting dari proses awal perjalanan kader di PMII.
“Baiat merupakan momentum sakral untuk menguatkan keyakinan kita serta meneguhkan komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Ini menjadi langkah awal bagi anggota baru untuk memulai perjalanan panjang perjuangan dan terus tumbuh,” tegasnya.
Pasca-MAPABA, Rayon Syariah akan melanjutkan proses kaderisasi melalui agenda follow up. Langkah tersebut diarahkan agar anggota baru dapat mengimplementasikan pengetahuan dan nilai yang diperoleh selama mengikuti MAPABA dalam proses berorganisasi.
Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Pekalongan, Ahmad Nur Khozin, menegaskan Rayon Syariah sebagai rayon tertua di Komisariat Ki Ageng Ganjur memiliki tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi rayon lain.
“Syariah yang merupakan rayon tertua harus menjadi contoh dan uswah yang baik dalam pengembangan ideologis dan gerakan yang berdampak. Bentuk inovasi dan kreasi kaderisasi juga perlu diperkuat dengan kajian ideologis yang konkret. Semoga kesolidan dan kekompakan terus terajut dalam setiap langkah gerak,” ujar Khozin.
TAGS :