Seminar Lingkungan & Pelatihan Pemeliharaan Tanaman, Ansor Pekalongan Dorong Generasi Hijau
Pekalongan – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pekalongan menggelar Seminar Lingkungan dan Pelatihan Pemeliharaan Tanaman di Aula PCNU Kabupaten Pekalongan, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Hijau (Gen-H): Menanam, Tumbuh, dan Berdampak”.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan daerah sebagai narasumber, di antaranya Dr. Addin Jauharudin selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor dan Dwi Winarno, M.Si. selaku Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor. Selain itu, turut hadir sebagai keynote speaker Drs. KH. Muslikh Khudlori, M.Si., Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, serta Dr. M. H. Ali Imron, S.E., M.Si., Rektor ITSNU Pekalongan.
Dalam penyampaiannya, KH. Muslikh Khudlori menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama harus hadir di tengah kebutuhan masyarakat, termasuk dalam isu lingkungan. Ia menyampaikan bahwa alam merupakan rahmat dari Allah yang harus dijaga bersama oleh seluruh makhluk.
“NU harus hadir di tengah-tengah kebutuhan masyarakat. Alam ini dijadikan Allah sebagai rahmat, dan seluruh ciptaan-Nya adalah makhluk yang harus hidup berdampingan serta saling menjaga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan agama dan sosial dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari jihad.
“Jihad bukan hanya soal mengangkat senjata. Upaya menjaga kelestarian lingkungan juga termasuk jihad,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor ITSNU Pekalongan, H. Ali Imron, menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Ia menyebut bahwa persoalan utama saat ini adalah rendahnya kepedulian terhadap kelestarian alam.
“Satu pohon yang ditanam hari ini adalah harapan untuk hari esok,” ungkapnya.
Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi sebagai solusi dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat harus dimanfaatkan untuk menjawab tantangan global terkait isu lingkungan.
“Kampus memiliki peran strategis sebagai pusat inovasi dan edukasi. Teknologi harus mampu menjembatani masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan,” jelasnya.
H. Ali Imron memaparkan beberapa teknologi yang dapat digunakan, seperti Internet of Things (IoT) untuk monitoring lingkungan, Big Data untuk analisis perubahan lingkungan, serta Artificial Intelligence (AI) untuk prediksi dan mitigasi bencana.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kabupaten Pekalongan berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang peduli lingkungan serta mampu memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan alam di masa depan.
TAGS :